<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Nurdiana.Web.Id &#187; blogging</title>
	<atom:link href="http://nurdiana.web.id/category/blogging/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://nurdiana.web.id</link>
	<description>Nurdiana Atmanagara &#039;s Personal Weblog</description>
	<lastBuildDate>Sun, 23 Oct 2011 01:18:32 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=</generator>
		<item>
		<title>Validasi Nurdiana.Web.Id Error , Hmm &#8230;</title>
		<link>http://nurdiana.web.id/validasi-nurdiana-web-id-error-hmm</link>
		<comments>http://nurdiana.web.id/validasi-nurdiana-web-id-error-hmm#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 22 Oct 2011 21:18:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Nurdiana Atmanagara</dc:creator>
				<category><![CDATA[blogging]]></category>
		<category><![CDATA[error]]></category>
		<category><![CDATA[nurdiana.web.id]]></category>
		<category><![CDATA[validasi]]></category>
		<category><![CDATA[wp-synhighlight]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nurdiana.web.id/?p=626</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa waktu yang lalu, saya sempat tertarik dengan yang namanya Validasi W3C. Mati-matian saya mencoba supaya blog ini valid CSS maupun valid HTML , yang akhirnya saya hanya berhasil membuat blog ini valid CSS . Dan tentu saja, saya memasang logo valid css itu di sidebar . Selang beberapa lama setelah itu, tiba-tiba muncul komentar yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Beberapa waktu yang lalu, saya sempat tertarik dengan yang namanya Validasi W3C. Mati-matian saya mencoba supaya blog ini valid CSS maupun valid HTML , yang akhirnya saya hanya berhasil <a href="http://nurdiana.web.id/nurdiana-web-id-akhirnya-valid-css-cara-untuk-validasi-css" target="_blank">membuat blog ini valid CSS</a> . Dan tentu saja, saya memasang logo valid css itu di sidebar <img src='http://nurdiana.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  .</p>
<p>Selang beberapa lama setelah itu, tiba-tiba muncul komentar yang memberikan kritik (yang cukup pedas), yang intinya adalah terdapat banyak error pada validasi CSS blog ini. <span id="more-626"></span>Hmm? Saya pun penasaran dan mencoba memeriksanya . Ternyata benar, ada 14 error.</p>
<p>Saya coba cek bagian yang dianggap error tersebut. Dan mendapati bahwa itu berasal dari sebuah plugin yang bernama <strong><a href="http://wordpress.org/extend/plugins/wp-synhighlight/" target="_blank">WP-SynHighlight</a> </strong>, plugin yang baru saya  instal setelah validasi CSS.</p>
<p>Dengan berat hati, akhirnya saya menghilangkan validasi CSS di sidebar saya , karena saya butuh sekali plugin <strong><a href="http://wordpress.org/extend/plugins/wp-synhighlight/" target="_blank">WP-SynHighlight</a> , </strong>untuk memudahkan saya menulis berbagai script code pemrograman di blog ini. Toh, pada dasarnya saya pun tidak bisa melihat manfaat langsung dari Valid CSS tersebut, kecuali untuk pamer, hehehe .</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nurdiana.web.id/validasi-nurdiana-web-id-error-hmm/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>[Nekad Mode]Upgrade Versi WordPress dari HP</title>
		<link>http://nurdiana.web.id/nekad-modeupgrade-versi-wordpress-dari-hp</link>
		<comments>http://nurdiana.web.id/nekad-modeupgrade-versi-wordpress-dari-hp#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 21 Jul 2011 00:49:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Nurdiana Atmanagara</dc:creator>
				<category><![CDATA[blogging]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nurdiana.web.id/?p=604</guid>
		<description><![CDATA[Setelah blog kesayanganku ini kembali online terpikir untuk upgrade versi wordpress yang dipakai, karena saat ini ternyata versi terbaru adalah 3.2.1 ,dan yang saya pakai masih versi 3.0.1 . Tapi karena quota paket internet sudah habis dan menjadi lambat, dan males juga pergi ke warnet, akhirnya dengan modal nekat mencoba upgrade versi wordpress menggunakan hp [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Setelah <a href="http://nurdiana.web.id/nurdiana.web.id-kembali-online" target="_blank">blog kesayanganku ini kembali online</a> terpikir untuk upgrade versi wordpress yang dipakai, karena saat ini ternyata versi terbaru adalah 3.2.1 ,dan yang saya pakai masih versi 3.0.1 <img src='http://nurdiana.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' />  . </p>
<p>Tapi karena quota paket internet sudah habis dan menjadi lambat, dan males juga pergi ke warnet, akhirnya dengan modal nekat mencoba upgrade versi wordpress menggunakan hp &#8230; Hmm &#8230; <b>Sebaiknya pengalaman saya kali ini jangan ditiru oleh teman-teman ya karena tingkat keberhasilannya juga gak 100% bakal berhasil (resiko error cukup besar)</b>.<br />
<span id="more-604"></span></p>
<p>Hmmm&#8230; Pernah nyoba automatically upgrade? Kalau pernah, itulah yang saya lakukan melalui hp, via opera mini tentunya. Sekedar info saja, upgrade otomatis seperti ini via pc saja banyak yang gak sempurna alias gagal. </p>
<p>Karena sebelumnya saya pernah berhasil update sebuah plugin otomatis dengan cara ini (via hp), ya tidak ada salahnya untuk mencoba upgrade wordpressnya sendiri, via hp.</p>
<p>Dengan mode nekat, akhirnya saya mencoba upgrade juga. Hmm&#8230; Pas saya selesai menekan tombol &#8220;upgrade automatically&#8221;, kok gak ada reaksi apa2 ya? Wah, mungkin emang gak bisa nih. Tapi pas mencoba masuk ke dashboard admin &#8230;. Jreng jreng &#8230; Halaman jadi maintenance mode </p>
<blockquote><p>Briefly maintenance mode &#8230;..  </p></blockquote>
<p>Hmm&#8230; Mungkin lagi proses kali ya &#8230; Ya udah, tunggu sebentar lagi aja . Sekitar 20 menit, kok masih tulisan itu?? Mencoba mengakses halaman admin maupun homepage tetep yang muncul tulisan seperti itu.. Wah, pasti eror nih alias gagal upgrade <img src='http://nurdiana.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' />  . </p>
<p>Mulai nyari2 info ke om Google, ternyata kejadian seperti itu memang banyak terjadi ketika kita mengupgrade secara otomatis . Wah, padahal database blog saya belum dibackup lagi. Hmm&#8230; Mode pasrah <img src='http://nurdiana.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Ya udah lah, iseng2 mencoba mengakses halaman admin kembali &#8230; Jreng jreng&#8230;. Halaman dashboard sudah berganti tampilan! Waw, inikah tampilan wordpress 3.2.1 itu??? <img src='http://nurdiana.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  Berarti proses upgrade berhasil <img src='http://nurdiana.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Dan sejauh ini kompatibilitas dengan plugin-plugin yang saya pakai belum ada masalah. Tapi gak tau juga ya&#8230; Tapi semoga aja enggak . <img src='http://nurdiana.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Semoga pengalaman saya ini bisa jadi inspirasi dan pelajaran bagi teman-teman <img src='http://nurdiana.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nurdiana.web.id/nekad-modeupgrade-versi-wordpress-dari-hp/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Nurdiana.Web.Id Akhirnya Valid CSS (Cara untuk validasi CSS)</title>
		<link>http://nurdiana.web.id/nurdiana-web-id-akhirnya-valid-css-cara-untuk-validasi-css</link>
		<comments>http://nurdiana.web.id/nurdiana-web-id-akhirnya-valid-css-cara-untuk-validasi-css#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 03 Feb 2011 07:14:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Nurdiana Atmanagara</dc:creator>
				<category><![CDATA[blogging]]></category>
		<category><![CDATA[cara]]></category>
		<category><![CDATA[nurdiana.web.id akhirnya]]></category>
		<category><![CDATA[tips]]></category>
		<category><![CDATA[valid css]]></category>
		<category><![CDATA[validasi css]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nurdiana.web.id/?p=588</guid>
		<description><![CDATA[Lagi-lagi postingan narsis yang gak penting hehehe . Tenang, meski begitu, artikel-artikel seperti ini terkadang &#8220;terselip&#8221; kegunaannya . Apa sih valid css? Valid CSS adalah CSS yang memenuhi standar dari W3C, melalui suatu pengecekan dan validasi. Lha, W3C itu apaan ? World Wide Web Consortium (W3C) adalah suatu konsorsium yang bekerja untuk mengembangkan standar-standar untuk [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Lagi-lagi postingan narsis yang gak penting hehehe <img src='http://nurdiana.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  . Tenang, meski begitu, artikel-artikel seperti ini terkadang &#8220;terselip&#8221; kegunaannya <img src='http://nurdiana.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  .</p>
<p>Apa sih valid css? Valid CSS adalah CSS yang memenuhi standar dari W3C, melalui suatu pengecekan dan validasi. Lha, W3C itu apaan ? World Wide Web Consortium (W3C) adalah suatu konsorsium yang bekerja untuk mengembangkan standar-standar untuk World Wide Web <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/World_Wide_Web_Consortium" target="_blank">(Sumber)</a> . Lebih lanjut tentang W3C bisa dicek <a href="http://www.w3.org/" target="_blank">disini</a> .</p>
<p>Untuk apa sih validasi CSS ? Untuk yang satu ini , ada 2 pendapat dari para webmaster. <span id="more-588"></span>Ada yang mengatakan validasi css penting agar sesuai standar W3C, sehingga tampilan web akan sempurna dibuka di semua jenis browser. Namun ada pula yang mengatakan validasi seperti ini hanyalah buang-buang waktu karena hasil yang tertampil nanti sama saja.</p>
<p>Oke, terlepas dari dua pendapat diatas, saya akan curhat &#8220;sedikit&#8221; kisah perjuangan saya dalam hal valid memvalid <img src='http://nurdiana.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  .</p>
<ol>
<li>Yang pertama kali dilakukan, buka nih http://jigsaw.w3.org/css-validator/ untuk mengecek apakah web anda telah memenuhi standar.</li>
<li>Ada tiga cara untuk mengecek css anda , yaitu memasukkan url web, mengupload file css, ataupun direct input dengan menyalin isi file css anda. Kalau menurut saya sih, lebih baik memasukkan url, karena proses pengecekan akan dilakukan secara otomatis sehingga waktu akan lebih efisien.</li>
<li> Nah, jika anda memilih opsi pengecekan by url, masukkan url web anda lengkap.</li>
<li> Jika lancar maka tidak akan muncul pesan error. Namun jika anda kurang beruntung, maka yang tertampil adalah berbagai pesan error, dari yang paling sederhana sampai hal yang rumit. (Saya sendiri menemukan sebanyak 30 error). Bukan hal yang mudah untuk mengatasi error tersebut, apalagi jika kita belum menguasai kaidah penulisan css.</li>
<li>Jika semua lancar, maka anda bisa memasang icon valid css seperti yang saya pasang di widget nurdiana.web.id</li>
</ol>
<p>Oh, ya. Selain valid css, ada satu lagi validasi yang tak kalah pentingnya yaitu valid html. Untuk valid html, saya sendiri belum berhasil &#8220;mengacak-acak&#8221; file theme saya. Salah satu kesulitan saya dalam validasi html adalah<strong> ikon ym dan icon pagerank</strong> ternyata tidak &#8220;lolos&#8221; dari validasi W3C. Namun, untuk saat ini, validasi css pun sudah terasa cukup (meski tidak bisa narsis memasang icon valid html di widget <img src='http://nurdiana.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  )</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nurdiana.web.id/nurdiana-web-id-akhirnya-valid-css-cara-untuk-validasi-css/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>18</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Iseng-Iseng Mengganti Theme Blog</title>
		<link>http://nurdiana.web.id/iseng-iseng-mengganti-theme-blog</link>
		<comments>http://nurdiana.web.id/iseng-iseng-mengganti-theme-blog#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 19 Nov 2010 20:56:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Nurdiana Atmanagara</dc:creator>
				<category><![CDATA[blogging]]></category>
		<category><![CDATA[theme]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nurdiana.web.id/?p=408</guid>
		<description><![CDATA[Mungkin anda yang sering mengunjungi blog saya ini, akan sedikit tercengang (hehe) karena ada sesuatu yang berbeda dari tampilan maupun navigasi blog saya saat ini. Memang, sejak wordpress merilis versi 3.0, saya belum bisa menikmati fitur-fitur terbaru seperti kustomisasi menu, background, logo dan sebagainya. Bukan karena belum di-upgrade, namun masalah terletak pada theme yang tidak [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Mungkin anda yang sering mengunjungi blog saya ini, akan sedikit tercengang (hehe) karena ada sesuatu yang berbeda dari tampilan maupun navigasi blog saya saat ini.<br />
<span id="more-408"></span><br />
Memang, sejak wordpress merilis versi 3.0, saya belum bisa menikmati fitur-fitur terbaru seperti kustomisasi menu, background, logo dan sebagainya. Bukan karena belum di-upgrade, namun masalah terletak pada theme yang tidak support&#8230; <img src='http://nurdiana.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Maka, iseng-iseng saya mengganti theme yang lebih fresh dan segar, yang siap menerima fitur-fitur yang terdapat dalam script wordpress 3.0.1 yang sudah saya gunakan ini.  So, sekarang sudah ada beberapa fasilitas tambahan seperti daftar kategori di bawah header dan daftar page yang saya pindahkan ke atas. Selain itu, theme ini sudah saya perhitungkan dengan matang kecepatan loadingnya. Syukurlah, meski fasilitasnya bertambah, namun yang saya rasakan theme baru saya ini malah lebih ringan daripada theme yang dulu.</p>
<p>Yup, selesai sudah untuk theme versi desktop, iseng-iseng pula membuat (lebih tepatnya mengedit)  theme untuk versi mobile, yang berguna agar pengunjung yang datang memakai browser hp lebih cepat dan hemat&#8230; Oh, ya. Sekedar info saya menggunakan MobilePress untuk mengaktifkan blog versi mobile..</p>
<p>Karena tampilan blog ini, baik untuk versi desktop maupun versi mobile masih baru , maka mungkin sekali terdapat eror disana-sini, atau tampilan warnanya yang terlalu terang / gelap yang mengganggu pengunjung. Jadi, mohon kritik dan sarannya ya&#8230; <img src='http://nurdiana.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nurdiana.web.id/iseng-iseng-mengganti-theme-blog/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Memblok IP Tertentu di Blog WordPress</title>
		<link>http://nurdiana.web.id/memblok-ip-tertentu-di-blog-wordpress</link>
		<comments>http://nurdiana.web.id/memblok-ip-tertentu-di-blog-wordpress#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 16 Nov 2010 06:49:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Nurdiana Atmanagara</dc:creator>
				<category><![CDATA[blogging]]></category>
		<category><![CDATA[Internet Security]]></category>
		<category><![CDATA[banned]]></category>
		<category><![CDATA[blog]]></category>
		<category><![CDATA[di]]></category>
		<category><![CDATA[IP]]></category>
		<category><![CDATA[membanned]]></category>
		<category><![CDATA[memblok]]></category>
		<category><![CDATA[Tertentu]]></category>
		<category><![CDATA[wordpress]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nurdiana.web.id/?p=325</guid>
		<description><![CDATA[Memblok atau membanned IP tertentu terkadang diperlukan ketika blog kita terganggu kenyamanannya oleh spammer. Saat ini teknologi spamming sangatlah canggih bahkan dapat menembus captcha sekalipun. Tentu kita tidak ingin blog kita penuh dengan komentar sampah kan? Ide ini terpikir ketika blog nurdiana.web.id dibanjiri oleh komentar sampah. Sekilas tampak sang spammer berasal dari tempat yang berbeda [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Memblok atau membanned IP tertentu terkadang diperlukan ketika blog kita terganggu kenyamanannya oleh spammer. Saat ini teknologi spamming sangatlah canggih bahkan dapat menembus captcha sekalipun. Tentu kita tidak ingin blog kita penuh dengan komentar sampah kan?<br />
<span id="more-325"></span><br />
Ide ini terpikir ketika blog nurdiana.web.id dibanjiri oleh komentar sampah. Sekilas tampak sang spammer berasal dari tempat yang berbeda dengan menginputkan alamat website dan email yang berbeda. Namun, iseng2 saya mencoba melihat alamat IP nya di dashboard dan menemukan bahwa mereka berasal dari IP yang sama. Sebal juga, karena plugin anti spam yang berupa num captcha yang saya gunakan ternyata mampu ditembus. <img src='http://nurdiana.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' />  Terpaksa menghapusnya secara manual dari dashboard.</p>
<p>Hingga suatu saat saya menemukan lebih dari 20 komentar dalam satu hari sekaligus! Kurang kerjaan banget tuh spammer. Sempat akan memutuskan menggunakan plugin akismet. Tapi karena kasihan kepada komentar yang bukan spam yang terkadang ikut diberangus juga oleh sang Akismet, akhirnya gak jadi.</p>
<p>Akhirnya terpikir untuk memblok / membanned IP tersebut. Dan ternyata script wordpress telah menyediakan fasilitas tersebut di dashboard, tanpa harus menginstal plugin tambahan. Caranya cukup mudah :</p>
<p>1. Masuk ke dashboard</p>
<p>2. Masuk ke setting-discussion</p>
<p>3. Disana akan ada dua kolom yang dapat digunakan untuk memfilter komentar yang masuk. Nah, kolom yang atas digunakan untuk memfilter komentar agar dimoderasi terlebih dahulu sebelum ditampilkan, sedangkan kolom kedua untuk memfilter komentar agar komentar yang berkaitan langsung “diberangus” masuk ke spam dan tidak akan ditampilkan.</p>
<p><a href="http://s1178.photobucket.com/albums/x378/an2klanis/?action=view&amp;current=IMAGE001-2.jpg" target="_blank"><img style="border: 0px none currentColor;" src="http://i1178.photobucket.com/albums/x378/an2klanis/IMAGE001-2.jpg" border="0" alt="Photobucket" width="379" height="230" /></a></p>
<p>4. Untuk menandai komentar yang akan difilter, kita tinggal memasukkan kata, alamat url atau bahkan IP yang ingin kita filter. Misalkan kata forex atau alamat IP 1234567 (hehehe).  Selain itu kita bisa menentukan, jika komentar mengandung satu atau lebih link.</p>
<p>5. Yang perlu dicatat kita harus hati-hati dalam memasukkan kata. Misal, jika kita memasukkan kata wordpress kedalam kolom, maka domain-domain yang berhubungan dengan wordpress seperti nurdiana.wordpress.com atau mungkin atmanagara.wordpress.com akan terfilter. Jadi alangkah lebih baik kita memasukkan alamat url lengkap seperti domainanda.wordpress.com atau domainanda.com</p>
<p>6. Oh ya, untuk memasukkan dua kata atau lebih, dipisahkan dengan baris. Contoh :</p>
<p>82.119.76.130</p>
<p>82.111.78.120</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nurdiana.web.id/memblok-ip-tertentu-di-blog-wordpress/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Memindahkan Komentar antar Postingan  di Blog WordPress</title>
		<link>http://nurdiana.web.id/memindahkan-komentar-antar-postingan-di-blog-wordpress</link>
		<comments>http://nurdiana.web.id/memindahkan-komentar-antar-postingan-di-blog-wordpress#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 06 Nov 2010 08:52:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Nurdiana Atmanagara</dc:creator>
				<category><![CDATA[blogging]]></category>
		<category><![CDATA[antar Postingan]]></category>
		<category><![CDATA[Blog Wordpress]]></category>
		<category><![CDATA[Memindahkan Komentar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nurdiana.web.id/?p=318</guid>
		<description><![CDATA[Lagi-lagi kita membahas blog WordPress (self hosting) hehehe. Oke, kali ini saya akan menshare cara memindahkan komentar dari satu post / page ke post lain, dalam lingkup blog yang sama. Entah kenapa, sampai WordPress merilis versi terbarunya, tidak ada fasilitas untuk memindahkan komentar dari postingan satu ke yang lain.. Padahal menurut saya ini cukup penting, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Lagi-lagi kita membahas blog WordPress (self hosting) hehehe. Oke, kali ini saya akan menshare cara memindahkan komentar dari satu post / page ke post lain, dalam lingkup blog yang sama.</p>
<p>Entah kenapa, sampai WordPress merilis versi terbarunya, tidak ada fasilitas untuk memindahkan komentar dari postingan satu ke yang lain..<span id="more-318"></span> Padahal menurut saya ini cukup penting, mengingat terkadang ada pengunjung yang OOT (out of topic) yang bertanya masalah yang berlainan dengan topik yang sedang kita bahas. Cukup menyebalkan namun apalah daya, karena pengunjung adalah asset paling berharga di blog kita hehehe. Hingga terpaksa kita pun menjawab pertanyaannya, meskipun keluar dari topik.</p>
<p>Setelah cari-cari plugin yang sesuai, akhirnya menemukan sebuah plugin yang cukup berguna yakni Comment Move 1.0 . http://www.wordpress.org/extend/plugins/comment-move/ . Disana dijelaskan compatible up to 2.7 . Wah, padahal saya sudah menggunakan versi 3.0.1 . Namun ketika melihat voting, ada salah satu voter yang menyatakan plugin tersebut bekerja pada wordpress 3.0.1. Tidak ada salahnya untuk mencoba.</p>
<p>Setelah menginstal plugin tersebut dan mengaktifkannya, di dashboard (bagian Edit Comment) akan ada fasilitas baru seperti terlihat di bawah :</p>
<p><a href="http://s1178.photobucket.com/albums/x378/an2klanis/?action=view&#038;current=IMAGE001-3.jpg" target="_blank"><img src="http://i1178.photobucket.com/albums/x378/an2klanis/IMAGE001-3.jpg" border="0" alt="Photobucket"></a></p>
<p>Cara memindahkannya pun cukup mudah, yakni tinggal menentukan post atau page mana yang ingin kita tentukan untuk menyimpan komentar tersebut. Dan seperti biasa, selanjutnya tekan tombol Update untuk melakukan perubahan</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nurdiana.web.id/memindahkan-komentar-antar-postingan-di-blog-wordpress/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>12</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Nurdiana.Web.Id akhirnya Diupgrade Juga</title>
		<link>http://nurdiana.web.id/nurdiana-web-id-akhirnya-diupgrade-juga</link>
		<comments>http://nurdiana.web.id/nurdiana-web-id-akhirnya-diupgrade-juga#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 07 Sep 2010 00:42:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Nurdiana Atmanagara</dc:creator>
				<category><![CDATA[blogging]]></category>
		<category><![CDATA[mengupgrade wordpress]]></category>
		<category><![CDATA[nurdiana.web.id]]></category>
		<category><![CDATA[plugin]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nurdiana.web.id/?p=313</guid>
		<description><![CDATA[Sejak wordpress merilis versi 3.0 , saya yang masih memakai 2.8 belum sempat juga mengupgrade engine wordpress yang saya gunakan di blog tercinta ini. Alasannya cukup klasik , takut ada eror di dalam kompatibilitas plugin dan theme yang saya pakai. Padahal sudah sering mendengar peningkatan-peningkatan yang dilakukan oleh wordpress pada rilis terbarunya. Hingga wordpress merilis [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sejak wordpress merilis versi 3.0 , saya yang masih memakai 2.8 belum sempat juga mengupgrade engine wordpress yang saya gunakan di blog tercinta ini. Alasannya cukup klasik , takut ada eror di dalam kompatibilitas plugin dan theme yang saya pakai. Padahal sudah sering mendengar peningkatan-peningkatan yang dilakukan oleh wordpress pada rilis terbarunya.</p>
<p>Hingga wordpress merilis versi 3.0.1 , dan membaca salah satu artikel di suatu blog (alamatnya lupa) yang mengatakan adanya hole yang cukup krusial di rilis 2.8 <span id="more-313"></span> yang dapat dimanfaatkan oleh hacker, akhirnya terpikir juga untuk mengupgrade. Sebelumnya saya baca-baca artikel di blog teman tentang kompatibilitas plugin terhadap rilis terbaru ini.</p>
<p>Setelah sebelumnya komat kamit membaca mantra, serta membackup segala sesuatu seperti database dan folder wp-content, akhirnya saya mendownload wordpress 3.0.1 dari situs resminya. Setelah itu, dengan aplikasi YM yang siap sedia untuk menghubungi sang CS tempat hostingan yang saya gunakan jika terjadi hal-hal buruk, maka di-upload-lah script wordpress tersebut ke hostingan dan proses upgrade pun berjalan baik <img src='http://nurdiana.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Tak lupa, setelah proses upgrade berhasil, mencoba-coba fungsi plugin adalah hal yang sangat krusial jika terjadi incompability terhadap engine. Dan seperti yang sudah diduga, ada plugin yang tak berfungsi yakni plugin yang cukup penting, wp-num-captcha yang saya gunakan untuk mengurangi jumlah spammer. Masalah tersebut teratasi dengan menggantinya dengan plugin lain yang serupa, yakni Math Comment Spam Protection yang ternyata lebih mantap fasilitasnya.</p>
<p>Huf… Itulah curhatan saya ketika mengupgrade blog tercinta ini <img src='http://nurdiana.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  . Akhirnya bisa juga menikmati wordpress rilis 3.0.1 hehehe….</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nurdiana.web.id/nurdiana-web-id-akhirnya-diupgrade-juga/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>18</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Berbagai Macam Kritik yang Diberikan Pengunjung terhadap Pemilik Blog dan Cara Menghadapinya</title>
		<link>http://nurdiana.web.id/berbagai-macam-kritik-yang-diberikan-pengunjung-terhadap-pemilik-blog-dan-cara-menghadapinya</link>
		<comments>http://nurdiana.web.id/berbagai-macam-kritik-yang-diberikan-pengunjung-terhadap-pemilik-blog-dan-cara-menghadapinya#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 25 Jul 2010 07:17:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Nurdiana Atmanagara</dc:creator>
				<category><![CDATA[blogging]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nurdiana.web.id/?p=297</guid>
		<description><![CDATA[Bagi seorang blogger, sudah tidak aneh lagi jika suatu saat pengunjung blognya memberikan kritik terhadap artikelnya. Dari kritik yang sopan sampai dengan kritik pedas yang mungkin akan membuat sang pemilik blog akan merasa sakit hati atau bahkan memutuskan berhenti blogging karena merasa diri &#8220;payah&#8221;. Karena itu, sang pemilik blog harus pandai-pandai menyikapi berbagai komentar dari [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bagi seorang blogger, sudah tidak aneh lagi jika suatu saat pengunjung blognya memberikan kritik terhadap artikelnya. Dari kritik yang sopan sampai dengan kritik pedas yang mungkin akan membuat sang pemilik blog akan merasa sakit hati atau bahkan memutuskan berhenti blogging karena merasa diri &#8220;payah&#8221;.<br />
<span id="more-297"></span></p>
<p>Karena itu, sang pemilik blog harus pandai-pandai menyikapi berbagai komentar dari para pengunjungnya karena itu akan menentukan kualitas sang blogger! Ada beberapa macam kritik agar kita tidak salah menyikapinya.</p>
<p>1. Kritik membangun. Nah, kritik ini yang paling bagus karena ikut memperbaiki kesalahan sang blogger. Ciri dari kritik ini adalah ikut serta menjelaskan solusinya. Contoh : &#8220;Blog kamu kurang enak navigasinya. Coba tampilkan List Category dan Recent Post di widgetnya deh.&#8221; Atau : &#8220;Banyak link yang error tuh! Gimana nih, niat gak sih bikin blog? Coba deh install plugin error link checker di blog kamu!&#8221; . Dan tentu saja kita harus berterima kasih kepada pengkritik dan mencoba memperbaiki kesalahan kita. Dan ingat : Jangan pernah menghapus komentar tersebut!</p>
<p>2. Kritik untuk menguji. Kritik seperti ini biasanya diberikan untuk menguji apakah sang pemilik blog memiliki suatu kemampuan atau tidak. Jarang sih, tapi bukan berarti tidak ada. </p>
<p>3. Kritikan asal. Nah, kritik seperti ini yang gak perlu kita ambil pusing karena dia cuma iseng doank! Mungkin untuk pertama kalinya kita coba introspeksi terlebih dahulu apakah memang ada yang kurang pada blog kita? Contoh : &#8220;Blog kamu kok navigasinya gak enak banget sih?&#8221; Padahal  jelas-jelas kita sudah memasang berbagai widget untuk mempemudah navigasi seperti category, recent post, random post, related article dan lain sebagainya. Cara menghadapi kritikan seperti ini balaslah komentarnya dan tanya lebih lanjut apakah yang salah dengan navigasi saya dan bagaimana solusinya? Jika dia tidak membalas, hubungi langsung ke emailnya. Jika memang tidak dibalas juga, bisa dipastikan cuma kritikan asal!</p>
<p>4. Kritik karena iri dan ingin menjatuhkan. Ini dia kritik yang buruk. Contoh : &#8220;Artikel lu kok  jelek banget sih? Tapi tampil di page pertama di Google! Artikel gue yang lebih bagus malah duduk manis di page 3. Sok tau lo, bikin artikel kayak gini!!&#8221; Wah, wah. Jangan dulu pesimis membaca komentar seperti ini atau malah kapok membuat artikel lagi. Sikapilah dengan bijak. Balaslah dengan kata-kata sopan dan tunjukkan bahwa kita lebih baik darinya. Dan yang paling penting : Jangan pernah menghapus komentarnya! Lho kok? Iya lah. Komentar seperti itu terkadang malah menjadi boomerang baginya. Jangan takut jika kamu nantinya dicap sebagai blogger jelek. Justru sebaliknya, kita akan dianggap sebagai blogger yang menerima kritik dengan lapang dada. Apalagi jika memang artikel kita berkualitas. Wah klop sudah! <img src='http://nurdiana.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nurdiana.web.id/berbagai-macam-kritik-yang-diberikan-pengunjung-terhadap-pemilik-blog-dan-cara-menghadapinya/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>32</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Singkatan-Singkatan yang Seringkali Kita Temui di Internet</title>
		<link>http://nurdiana.web.id/singkatan-singkatan-yang-seringkali-kita-temui-di-internet</link>
		<comments>http://nurdiana.web.id/singkatan-singkatan-yang-seringkali-kita-temui-di-internet#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 22 Jul 2010 06:03:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Nurdiana Atmanagara</dc:creator>
				<category><![CDATA[blogging]]></category>
		<category><![CDATA[Chatting]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nurdiana.web.id/?p=291</guid>
		<description><![CDATA[Jika kita sering main-main di forum internet atau chat room, terkadang kita menemukan kata-kata yang tidak kita fahami artinya. Kata-kata singkatan seperti BTW (By The Way) mungkin sudah tidak asing lagi di telinga kita, namun bagaimana ketika seseorang membalas perkataan kita dengan kata &#8220;LOL&#8221; atau :lol ? Banyak yang salah mengartikannya, bahkan ada yang berfikir [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Jika kita sering main-main di forum internet  atau chat room, terkadang kita menemukan kata-kata yang tidak kita fahami artinya. Kata-kata singkatan seperti BTW (By The Way) mungkin sudah tidak asing lagi di telinga kita, namun bagaimana ketika seseorang membalas perkataan kita dengan kata &#8220;LOL&#8221; atau :lol ?  Banyak yang salah mengartikannya, bahkan ada yang berfikir bahwa LOL adalah singkatan dari tol*l ..<br />
 <span id="more-291"></span></p>
<p>Kesalahfahaman dari komunikasi memang berbahaya, tak jarang menimbulkan permusuhan satu antara lain. Nah, agar kamu tidak salah menafsirkan singkatan-singkatan tersebut, ada baiknya kita mengenal sedikit yang paling banyak digunakan di internet :</p>
<p>CMIIW = Correct me if I&#8217;m wrong (Jika ada yang salah mohon dibenarkan)<br />
TIA = Think in advance (Terima kasih sebelumnya)<br />
BTW = By the way (Ngomong-Ngomong)<br />
BG = Big grin (Menyeringai)<br />
LOL = Laughing out loud  (Tertawa keras-keras)<br />
FOTFL = Falling on the floor laughing (Tertawa terpingkal-pingkal)<br />
TTFN = Ta ta for now (Sekian dulu ya)<br />
LMK = Let me know (Izinkan saya mengetahuinya)<br />
WDYT = What do you think ? (Apa yang kamu pikirkan?)<br />
AFAIK = As far as I know (Setahu saya … )</p>
<p>Mungkin hanya itu yang saya ketahui… Jika ada tambahan nanti akan saya update …. CMIIW…</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nurdiana.web.id/singkatan-singkatan-yang-seringkali-kita-temui-di-internet/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>35</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Membuat Kolom Komentar Blog seperti Forum? Bisa!</title>
		<link>http://nurdiana.web.id/membuat-kolom-komentar-blog-seperti-forum-bisa</link>
		<comments>http://nurdiana.web.id/membuat-kolom-komentar-blog-seperti-forum-bisa#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 06 Mar 2010 03:47:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Nurdiana Atmanagara</dc:creator>
				<category><![CDATA[blogging]]></category>
		<category><![CDATA[blog]]></category>
		<category><![CDATA[forum]]></category>
		<category><![CDATA[komentar]]></category>
		<category><![CDATA[Membuat kolom komentar blog seperti forum]]></category>
		<category><![CDATA[menjadi]]></category>
		<category><![CDATA[seperti]]></category>
		<category><![CDATA[wordpress]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nurdiana.web.id/?p=285</guid>
		<description><![CDATA[Ketika pertama kali mengakses forum internet terbesar di Indonesia, http://kaskus.us , kesan pertama muncul ketika memposting tulisan. Sebagai seorang blogger sejati, tentu saya tidak terlalu asing dengan kolom postingan seperti itu (namanya apa sih? Maklum, saya bukan kaskuser ) karena memang sering sekali berkomentar di blog punya sahabat sesama blogger. Tapi, kemudian saya terkagum-kagum setelah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ketika  pertama kali mengakses forum internet terbesar di Indonesia, <a href="http://kaskus.us/" target="_blank">http://kaskus.us</a> , kesan pertama muncul ketika memposting tulisan. Sebagai seorang blogger  sejati, tentu saya tidak terlalu asing dengan kolom postingan seperti itu  (namanya apa sih? Maklum, saya bukan kaskuser <img src='http://nurdiana.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  ) karena memang sering sekali  berkomentar di blog punya sahabat sesama blogger. Tapi, kemudian saya  terkagum-kagum setelah posting tulisan, yaitu tulisan terupload tanpa harus  mereload ulang seluruh halaman website tersebut. Terbayang kalau posting  komentar di blog pun seperti itu, tentu akan menghemat waktu karena tidak perlu  merefresh halaman blog, cukup merefresh komentar itu saja. Dan ini pun akan  menghemat jatah bandwidth yang disediakan oleh penyedia hosting.<span id="more-285"></span></p>
<p>Bukan  WordPress namanya kalau tidak user friendly. Amat beruntung para blogger yang  sudah memakai hosting dan domain sendiri dan memakai script gratis dari  WordPress ini karena tersedianya berbagai theme cantik serta plugin yang keren  baik dari WordPress itu sendiri maupun dari pihak ketiga (bahasa Sundanya :  Third Party).</p>
<p>Lalu  mulailah perburuan saya untuk mencari plugin yang saya inginkan, sampai akhirnya  saya terdampar di sebuah blog <a href="http://barchetoputra.co.cc/" target="_blank">barchetoputra.co.cc</a> . Cara posting komentar di blog  tersebut sama persis seperti apa yang saya inginkan. Akhirnya, dengan sedikit  malu-malu (tapi mau), saya pun bertanya kepada pemilik blog (kepada sang admin,  thank’s ya…) ternyata dia menggunakan Ajax Comments Reply. Plugin ini berguna  agar kolom komentar di blog seperti thread di forum. Dan hebatnya lagi, kita  tidak perlu merefresh ulang halaman blog untuk berkomentar. Tapiiii??? Ada satu  hal yang aneh dengan plugin ini, karena bentuk kolom komentar menjadi berubah  total sehingga kadang kala tidak cocok dengan theme yang dipakai. Di satu sisi  kualitas kolom komentar meningkat, namun di sisi lain tampilannya menjadi buruk.  Apalagi plugin ini tidak menyertakan pengaturan di dashboard, sehingga bagi saya  yang belum ngerti ngutak ngatik “jeroan” script php akhirnya menghapus plugin  ini.</p>
<p>Setelah  mengubrak abrik kembali dunia maya, akhirnya saya menemukan penyelesaiannya.  Plugin yang paling bagus (menurut saya) adalah Wp- thread comment. Plugin ini  oke banget untuk mendesain kolom komentar , apalagi bagi blogger pemula seperti  saya ini. Apa sih kelebihannya?</p>
<p>1.      Memungkinkan  untuk komentar beruntun. Jadi, kita bisa saling membalas komentar dengan  komentator lain layaknya sebuah forum. Caranya mudah, cukup mengklik tulisan  “reply” maka secara otomatis komentar kita akan berada tepat dibawah komentar  yang kita balas. (Script wordpress terbaru sudah menyediakan fasilitas  ini).</p>
<p>2.      Mengirimkan  pesan kepada email komentator secara otomatis jika ada yang membalas  komentarnya. Ini berhubungan dengan kelebihan poin pertama. Dengan fasilitas  ini, maka komentator tidak perlu bolak-balik ke halaman yang sama untuk mengecek  apakah komentarnya mendapat jawaban atau tidak. Cukup melihat apakah ada email  yang masuk atau belum.</p>
<p>3.      Ketika  memposting komentar, kita tidak perlu merefresh ulang halaman blog karena plugin  ini sudah memiliki fasilitas ajax (untuk mengaktifkannya, silahkan masuk ke  dashboard dan masuk ke setting – wp thread comment)</p>
<p>4.      Berhubungan  dengan poin 3, maka plugin ini akan menghemat bandwidth hosting yang kita pakai  karena kita tidak perlu merefresh ulang halaman blog. Seperti yang kita ketahui  bahwa kebanyakan penyedia hosting membatasi arus data yang “mondar mandir “ di  server mereka yang disebut bandwidth.</p>
<p>Yap,  mungkin kawan-kawan tahu kelebihan lainnya? Oya, tips diatas ini hanya untuk  pengguna WordPress self hosting (WordPress.org). Jadi, saya tidak tahu apakah  penyedia blog gratisan seperti WordPress.com atau Blogger.com menyediakan  layanan seperti ini.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nurdiana.web.id/membuat-kolom-komentar-blog-seperti-forum-bisa/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>54</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

