Bagi seorang blogger, sudah tidak aneh lagi jika suatu saat pengunjung blognya memberikan kritik terhadap artikelnya. Dari kritik yang sopan sampai dengan kritik pedas yang mungkin akan membuat sang pemilik blog akan merasa sakit hati atau bahkan memutuskan berhenti blogging karena merasa diri “payah”.
Karena itu, sang pemilik blog harus pandai-pandai menyikapi berbagai komentar dari para pengunjungnya karena itu akan menentukan kualitas sang blogger! Ada beberapa macam kritik agar kita tidak salah menyikapinya.
1. Kritik membangun. Nah, kritik ini yang paling bagus karena ikut memperbaiki kesalahan sang blogger. Ciri dari kritik ini adalah ikut serta menjelaskan solusinya. Contoh : “Blog kamu kurang enak navigasinya. Coba tampilkan List Category dan Recent Post di widgetnya deh.” Atau : “Banyak link yang error tuh! Gimana nih, niat gak sih bikin blog? Coba deh install plugin error link checker di blog kamu!” . Dan tentu saja kita harus berterima kasih kepada pengkritik dan mencoba memperbaiki kesalahan kita. Dan ingat : Jangan pernah menghapus komentar tersebut!
2. Kritik untuk menguji. Kritik seperti ini biasanya diberikan untuk menguji apakah sang pemilik blog memiliki suatu kemampuan atau tidak. Jarang sih, tapi bukan berarti tidak ada.
3. Kritikan asal. Nah, kritik seperti ini yang gak perlu kita ambil pusing karena dia cuma iseng doank! Mungkin untuk pertama kalinya kita coba introspeksi terlebih dahulu apakah memang ada yang kurang pada blog kita? Contoh : “Blog kamu kok navigasinya gak enak banget sih?” Padahal jelas-jelas kita sudah memasang berbagai widget untuk mempemudah navigasi seperti category, recent post, random post, related article dan lain sebagainya. Cara menghadapi kritikan seperti ini balaslah komentarnya dan tanya lebih lanjut apakah yang salah dengan navigasi saya dan bagaimana solusinya? Jika dia tidak membalas, hubungi langsung ke emailnya. Jika memang tidak dibalas juga, bisa dipastikan cuma kritikan asal!
4. Kritik karena iri dan ingin menjatuhkan. Ini dia kritik yang buruk. Contoh : “Artikel lu kok jelek banget sih? Tapi tampil di page pertama di Google! Artikel gue yang lebih bagus malah duduk manis di page 3. Sok tau lo, bikin artikel kayak gini!!” Wah, wah. Jangan dulu pesimis membaca komentar seperti ini atau malah kapok membuat artikel lagi. Sikapilah dengan bijak. Balaslah dengan kata-kata sopan dan tunjukkan bahwa kita lebih baik darinya. Dan yang paling penting : Jangan pernah menghapus komentarnya! Lho kok? Iya lah. Komentar seperti itu terkadang malah menjadi boomerang baginya. Jangan takut jika kamu nantinya dicap sebagai blogger jelek. Justru sebaliknya, kita akan dianggap sebagai blogger yang menerima kritik dengan lapang dada. Apalagi jika memang artikel kita berkualitas. Wah klop sudah!





Kalau yang nomer 4 itu hanya dilakukan oleh orang-orang yang tidak senang dengan kemajuan orang lain.
Saya sangat senang jika ada yang mau mengkritisi blog walaupun tidak semua kritik/saran bisa dilaksanakan karena keterbatasan kemampuan
[Reply]
nurdiana atmanagara Reply:
July 25th, 2010 at 6:58 pm
Ya, realisasi dari saran dan kritikan memang terbatas kepada kemampuan kita sebagai pemilik blog
[Reply]
kita bisa berkembang karena berbagai masukan yg membangun.
Walau ada yg terasa menyakitkan coba dìterima dgn hati lapang.
Terkadang org juga berkembang berangkat dari pengalaman pahit.
[Reply]
nurdiana atmanagara Reply:
July 25th, 2010 at 6:56 pm
Yup, orang yang tidak mau menerima saran dan kritik dari orang lain tidak akan pernah maju.
[Reply]
alhamdulillah selama ini belum ada kritik masuk ke blogku. cuma ada kesalahan sedikit dikasih tahu. untung aku sudah ganti.
[Reply]
Aku juga sering di kritik dengan maksud untuk menguji / ngetest. Tapi kalau ada yang seperti itu biasanya gak aku tanggapi malah aku pura-pura gak tahu dengan yang ditanyakan
[Reply]
Terimakasih mas, sikap yang sangat bijaksana untuk menghadapi kritik sehingga membuat kita tetap eksis dalam ber-blogging
[Reply]
nurdiana atmanagara Reply:
July 26th, 2010 at 6:07 am
Sama-sama mas… Semoga tambah semangat ngeblognya hehe
[Reply]
Saya sering tidak dapat membedakan kriteria-kriteria kritik seperti dalam tulisan ini…jadi nanggapin-nya sering gak nyambung dgn yg koment…hehe
terimakasih banyak utk uraian yg bermanfaat ini..
Salam hangat dan damai selalu…
[Reply]
Nurdiana Atmanagara Reply:
July 30th, 2010 at 3:50 pm
Sama2 mas… Salam hangat selalu…
[Reply]
,,,
_ea trima dg lapang da2 jha, coment yg g baex tu ……!!
,,Jgn mlah merasa ielfiel..belum tentu mreka yg coment jg bisa sperti pra blogger laen,,
.kyax aQ yg mce bLjar tux jd s’org blogger…
.klo g kberatan ,mhon bantuanny ea…..!! ^_^
[Reply]
Nurdiana Atmanagara Reply:
July 26th, 2010 at 9:51 am
Benar… Lapang dada dalam menerima kritik..
[Reply]
memang motivasi manusia itu berbeda2 mas nur
mudah2an kritik yang ditujukan pembaca blog saya kritik2 yang selalu membangun dan konstruktif
amiin!
makasih sudah mengingatkan
[Reply]
Nurdiana Atmanagara Reply:
July 26th, 2010 at 11:18 am
Amiin.. Sama-sama mas…
[Reply]
sebuah post yang memberikan tuntunan bagi saya, terima kasih banyak. salam hangat dan sukses selalu.
[Reply]
Nurdiana Atmanagara Reply:
July 30th, 2010 at 3:49 pm
Sama2…
[Reply]
yang ngeritik dirumah ane baru soal loading blog yg lelet dan segala kekurangan, justru saya menunggu kritik soal tulisan,,,,tapi apa yg mau dikritik juga lha wong update aja jarang kok…
kritik itu wajar,selamat tidak terlalu pedas dan tidak memprovokasi…
[Reply]
Nurdiana Atmanagara Reply:
July 30th, 2010 at 3:48 pm
Kalau loading lelet blog saya juga gitu mas hehehe… Maklum hosting murah
[Reply]
SEMANGAT MEMBANGUN GAN HARUSNYA KRITKIKANNYA
[Reply]
Nurdiana Atmanagara Reply:
August 3rd, 2010 at 4:59 pm
SETUJU GAN…..!!!!!.
[Reply]
“Nice artikel, inspiring ditunggu artikel – artikel selanjutnya, sukses selalu, Tuhan memberkati anda, Trim’s
”
[Reply]
Nurdiana Atmanagara Reply:
August 6th, 2010 at 8:52 pm
Thank’s…
Amin….
[Reply]
bagus.. memang iya, kebanyakan orang pada menghapus komentar yang iri atau yang jelek-jelek,
tips membalas komentar yang sangat bagus sob.
makasih .
[Reply]
Hanya orang-orang yang mengomentari dengan hati saja mas yang dirasa sopan.
[Reply]
Oleh karena itulah salah satu faktor saya mencoba untuk tidak dekat-dekat dengan blog bang.
[Reply]
Hmm… semua coment / kritikan memang ada caranya untuk membalas/menjawab/menghadapinya sendiri-sendiri..
jadi kita jangan mudah terjatuh/minder dengan kritikan tersebut..
Bali Villas Bali Villa
[Reply]
salam sobat
walau dikritik pedas, biar saja mas,
semua juga tidak ada yang sempurna kan,,
selamat berbuka puasa disini.
[Reply]
Mas saya mau kritik nih.. Tulisannya di kasih paragraf dunk biar matanya sejuk
[Reply]
Nurdiana Atmanagara Reply:
September 2nd, 2010 at 5:04 am
Wah thanx mas… Udah saya kasih paragraf kok hehehe
[Reply]
kritikan kadang ada yang bisa kita terima, kadang ada yang tidak bisa kita terima, kita juga tidak bisa menuntut semua orang untuk suka kepada kita……tetapi dengan keritikan dari banyak orang kita bisa menjadi orang yang kuat dan bertambah maju……
Bali Villa Bali Villas
[Reply]