“… dapat menyebabkan kanker, serangan jantung, impotensi dan gangguan kehamilan dan janin.” Kalau anda bisa mengisi titik-titik tersebut, saya yakin bahwa semua orang pasti tahu atau pernah membaca “wejangan” dari pemerintah tersebut. Apalagi kalau bukan rokok, benda kecil mungil namun menimbulkan banyak kontroversi diantara banyak kalangan. Yup, saat ini, dari kakek-kakek sampai anak sekolahan pun banyak dijumpai sebagai “penggemar” rokok ini. Padahal saya yakin, mereka pasti sudah tahu, atau minimal pernah mendengar, bahwa rokok amat sangat tidak baik bagi kesehatan pribadi maupun teman di sekitar kita.
Meskipun sudah basi, namun sekedar mengingatkan, ada 3 zat yang terdapat dalam rokok (selain zat-zat berbahaya lainnya) :
- Nikotin. Semua perokok pasti tahu, bahwa setiap batang rokok yang mereka hisap pasti mengandungnikotin. Nikotin merupakan zat yang terdapat dalam tembakau yang mampu mendatangkan rasa nyaman pada otak, sehingga dapat menyebabkan kecanduan. Nikotin inilah yang menyebabkan kuku dan gigi para perokok menjadi kekuning-kuningan. Sehingga, mudah saja bagi kita untuk mengetahui apakah seseorang adalah perokok atau bukan.
- Tar. Zat ini tidak kalah bahayanya dengan nikotin. Sekali rokok dihisap, asapnya akan memadat. Sebanyak 70 % tar yang terkandung dalam asap rokok diendapkan dalam paru-paru perokok. Tar ini dalam padatannya merupakan bahan berwarna coklat yang lengket.
- Karbondioksida. Saya yakin bahwa kita semua pasti sudah tau karbondioksida. Apalagi yang pernah belajar kimia di sekolahnya, kalau gak tahu keterlaluan.. He3x.

Fakta-fakta dibalik rokok :
- Asap rokok dapat merusak kesuburan wanita perokok, meskipun cuma perokok pasif, yaitu hanya menghisap asap rokok dari perokok aktif. (Human Reproduction, jurnal media Eropa ; koran Tempo).
- Untuk memperbesar resiko kematian, hanya dibutuhkan sebatang rokok dalam sehari. (Jurnal Tobacco Control, hasil penelitian dari Norwegia, yang dipimpin oleh Kjell Bjartveit dari Health Screening Service Oslo).
- Kebiasaan merokok dapat meningkatkan produksi zat-zat kimia dalam otak yang disebut opioid dan dopamine, yang berperan dalam mengatasi rasa sakit, emosi-emosi positif dan perasaan nyaman sehingga menyebabkan kecanduan, serupa seperti para pecandu morfin dan heroin. (Penelitian David J. Scott dari Universitas Michigan).
- Sejak tahun 1970-an, jumlah perokok di AS (yang seringkali kita cap sebagai negara liberal dan bebas) ternyata menurun drastis akibat meningkatnya kesadaran akan pentingnyakesehatan. Jumlah perokok yang awalnya mencapai 46 % dari penduduk AS pada tahun 1950 turun menjadi 21 % pada tahun 2004. Akibatnya, pada tahun 1975 pabrik-pabrik rokok membuka pasar luar negeri, terutama negara dimana masyarakat belum sadar akan pentingnya kesehatan, termasuk Indonesia. (Kompas, edisi 27 Juni 2009, hal. 6).
- Pengadilan tinggi Washington DC menyatakan bahwa pabrik-pabrik rokok telah melakukan kebohongan publik dengan istilah-istilah semacam mild, light, atau low tar.
Kini, kita kembali ke topik awal : apakah rokok haram ? Untuk hal ini, maaf-maaf saja, saya tidak berani mengemukakan pendapat. Selain ilmu agama saya yang belum bisa menjangkaunya, juga untuk memberikan hukum halal atau haram bukanlah pekerjaan mudah. Harus menguasai ilmu-ilmu agama seperti dalil dan sebagainya. Biarlah, untuk masalah halalatau haramnya rokok ini kita serahkan pada MUI atau ulama-ulama yang memang menguasai ilmunya. Namun, saya pribadi mengajak anda, terutama yang belum merokok, agar menjauhi benda ini. Bukankah sesuatu yang meragukan hukumnya lebih baik ditinggalkan? Apalagi setelah kita tahu zat yang terkandung dalam rokok, dan fakta-fakta dibalik rokok yang telah saya jelaskan diatas. Toh tidak ada ruginya. Bahkan untung, karena uang kita tidak terkuras habis oleh rokok yang harganya rata-rata 5000 rupiah itu. Anda takut dibilang banci? Tenang. Cuek aja lagi. Jawaban sederhana jika ada yang mengejek anda banci kalau tidak merokok simple aja: banci pun banyak yang merokok. Betul kan?
Terakhir, saya mohon maaf yang sebesar-besarnya kalau tulisan saya ini banyak kesalahan, ataupun merugikan banyak pihak. Percayalah, saya tidak sedikitpun berniatmerusak mata pencaharian orang ataupun mencela dan mendiskriminasi suatu golongan tertentu. Btw, kalau ada yang mau memberikan saran, kritik atau sanggahan, silahkan berkomentar disini (ada commentluv-nya lo.. Jadi bisa sekalian promosi..).





August 2nd, 2009
Nurdiana Atmanagara
Siapa bilang roko haram? Saya berani jamin dech asal rokoknya ngak di isap. he….he….
[Reply]
Sebenarnya telah jelas dalilnya, bahwa rokok itu haram. Hanya saja banyak kalangan yang menganggapnya “hanya makruh”, Hal ini wajar saja, karena kalangan tersbut merupakan perokok berat, bahkan orang yang dianggap ulama (kyai) pun merokok.
Kalau kenyataannya demikian, akan dibawa kemana umat islam ini ke depannya, kalau kyai-kyainya aja pada ngerokok.
[Reply]
Bryan Reply:
January 12th, 2010 at 3:36 pm
diem aja dah lo … g ush sok tau … !!!
[Reply]
tapi ada juga orang yg mencoba/belajar merokok tapi karena memang tidak suka/bisa, akhirnya ya batal jadi perokok
[Reply]
MUI telah mengekuarkan fatwa bahwa ROKOK itu HARAM
[Reply]
Bryan Reply:
January 12th, 2010 at 3:37 pm
brarti ulama ngaku sebagai nabi donk !!!! …
udah tau rokok itu tetap makruh !
[Reply]
nurdiana atmanagara Reply:
January 16th, 2010 at 10:16 am
Ya ampun…. Siapa yang ngaku nabi…
.-= nurdiana atmanagara´s last blog ..Menjalin Hubungan Baik antara Blogger dan Pengunjung =-.
[Reply]
eh anjing lo … gue aja ngerokok tpi gk mati “!
[Reply]
nurdiana atmanagara Reply:
January 16th, 2010 at 10:18 am
Aduh aduh… Datang datang kok ribut ribut sih… Meski di dunia maya etika jaga bung! Baca dulu baik-baik postingnya.. Kalau memang tidak setuju utarakan baik-baik…
.-= nurdiana atmanagara´s last blog ..Menjalin Hubungan Baik antara Blogger dan Pengunjung =-.
[Reply]
emg nya ulama nabi apa ??? ..
kan dulu yg nentuin nabi bkan ulama ….
pada sok tau smua nihh …. !!!
[Reply]
Setelah 20 thn menjadi perokok aktìf, hari ini diulang thn ke 41, saya ingin mengurangi rokok dan kalo bisa brenti sama sekali.
makin tua, makin terasa akibat buruknya terhadap kesehatan.
Tadi mau tulis di blogku, eh, ternyata gagal upload.
terimakasih tulisan ini, Mas.
[Reply]
i telah menghisap sejak dari waktu saya masih sewaktu masih smk. pada awal hanya karena rasa ingin tahu bagaimanakah rasanya rokok. sampai skr ini gw masi aja belum bs melepaskan diri dr rokok. gue selalu dengar brg yg dikatakan dpt mengurangi merokok. tp masih saja belum percaya :d
[Reply]